Perhitungan Bunga Tabungan

Perhitungan Bunga Tabungan

Di dalam kegiatan operasionalnya, semua bank mengeluarkan produk tabungan, yang pada dasarnya produk ini adalah salah satu produk wajib yang dimiliki oleh bank. Tabungan adalah salah satu sumber dana yang akan dimanfaatkan oleh bank di dalam menjalankan bisnis, dengan begitu bisa dikatakan bahwa tabungan adalah salah satu faktor yang sangat berpengaruh pada keberlangsungan bisnis yang dijalankan oleh sebuah bank.

Tabungan merupakan simpanan berupa dana dari pihak ketiga perorangan atau badan usaha pada bank, yang penarikannya dapat dilakukan setiap saat dengan menggunakan media tertentu. Namun perlu diingat bahwa tabungan tidak bisa ditarik dengan menggunakan cek, bilyet giro, dan berbagai alat lainnya yang fungsinya sama dengan kedua hal tersebut.

Sebagai pihak yang menerima sejumlah dana tabungan atau simpanan dari para nasabahnya, maka bank juga menerapkan sejumlah bunga di dalam tabungan tersebut. Meski berbeda-beda dan tergantung pada kebijakan masing-masing bank, namun pada dasarnya besaran bunga ini akan ditentukan langsung oleh Bank Indonesia dan sekaligus diawasi penerapannya di dalam setiap bank.

Di bawah ini merupakan contoh perhitungan bunga tabungan

Transaksi Rekening Tabungan Tuan Andi untuk bulan Oktober 2018:

Tanggal                                Uraian                  Nominal

01                           Setoran Awal                     Rp. 500.000,-

10                           Setoran Kliring                  Rp. 2.000.000,-

17                           Penarikan Tunai                 Rp. 1.000.000,-

28                           Transfer masuk                   Rp. 1.500.000,-

Hitunglah bunga yang diperoleh berdasarkan 3 jenis perhitungan (Saldo terendah bulanan, saldo rata-rata, saldo harian) jika diketahui Suku bunga 12% dan Pajak 15%.

=======================================================================
Metode Saldo Terendah Bulanan

Bunga = ST x SB x H / 365

Ket :
ST = Saldo terendah
SB = Suku bunga tabungan
H  = Jumlah hari dalam periode bulan yang bersangkutan

Bunga = 500.000 x 12% x 31 / 365
           = 5.095,89

Pajak = 5.095,89 x 15%
          = 764,38

Bunga yang diterima = 5.095,89 - 764,38
                                   = 4331,51
=======================================================================
Metode Saldo Rata - rata

SR = Σ(saldo x hari) / Σ HariBulan
   = (500.000 x 10) + (2.000.000 x 7) + (1.000.000 x 11) + (1.500.000 x 3) / 31
   = 5.000.000 + 14.000.000 + 11.000.000 + 4.500.000 / 31
   = 34.500.000 / 31
   = 1.112.903,22

Bunga berdasarkan saldo rata-rata :

Bunga = 1.112.903,22 x 12% x 31 / 365
      = 4.139.999,978 / 365
      = 11.342,46

Pajak = 11.342,46 x 15%
      = 1.701,36

Bunga yang diterima = 11.342,46 - 1.701,36
                    = 9.641,10
=======================================================================
Metode Saldo Harian

Bunga = SH x SB x H / 365

Ket :
SH = Saldo harian
SB = Suku bunga tabungan
H = Hari

Bunga 1 = 500.000 x 12% x 10 / 365
        = 1.643,83

Bunga 2 = 2.000.000 x 12% x 7 / 365
        = 4.602,73

Bunga 3 = 1.000.000 x 12% x 11 / 365
        = 3.616,43

Bunga 4 = 1.500.000 x 12% x 3 / 365
        = 1.479,45

Total Bunga = 1.643,83 + 4.602,73 + 3.616,43 + 1.479,45
            = 11.342,44

Pajak = 11.342,44 x 15%
      = 1.701,36

Bunga yang diterima = 11.342,44 - 1.701,36
                    = 9.641,08

Comments

Popular posts from this blog

3 Website Yang Bermanfaat Banget Menurut ppurrfection!!

Perbedaan Cek dan Bilyet Giro