Implementasi Datamining Dalam Pendidikan
Pendidikan
Data Mining adalah disiplin yang muncul berkaitan dengan pengembangan metode
untuk mendapatkan informasi unik dari dataset yang berasal dari pendidikan.
Informasi unik tersebut kemudian dievaluasi agar dapat digunakan untuk
mengatasi permasalahan-permasalahan dalam dunia pendidikan seperti mengukur
kinerja siswa, memprediksi kegagalan sekolah dan sebagainya. Pada sebuah model
konseptual untuk meningkatkan integrasi data dan memasukkan data mining dalam
statistik pendidikan. Dalam model konseptual ini, data pendidikan periodik yang
dihasilkan dari sistem informasi sekolah akan digunakan sebagai temuan awal
untuk proses evaluasi pengambilan keputusan. Hasil penggunaan variabel siswa,
guru dan sekolah memiliki pengaruh yang signifikan terhadap keberhasilan
sekolah dibanding hanya menggunakan variabel siswa saja. Sehingga temuan ini
dapat digunakan oleh pengambil keputusan untuk merekomendasikan perbaikan
sistem pendidikan berdasarkan fakta dari data.
Tentang
pendidikan, kita harus mengerti dulu pengertian dari pendidikan itu, pendidikan
adalah suatu proses pembelajaran pengetahuan, keterampilan, dan kebiasaan
sekumpulan manusia yang diwariskan dari satu genereasi ke generasi selanjutnya
melalui pengajaran, pelatihan, dan penelitian. Menurut UU No. 20 Tahun 2003,
pengertian pendidikan adalah usaha sadar dan terencana untuk mewujudkan suasana
belajar dan proses pembelajaran agar pesertadidik secara aktif mengembangkan
potensi dirinya untuk memiliki kekuatan spritual keagamaan, pengendalian diri,
kepribadian, kecerdasan, akhlak mulia, serta keterampilan yang diperlukan
dirinya, masyarakat, bangsa, dan negara. Dari pengertian pendidikan kita tahu
bahwa pendindikan itu diartikan sebagai proses pembelajaran bagi setiap orang
dari generasi ke generasi selanjutnya melalui pengajaran.
Seperti
yang kita ketahui, pendidikan sangatlah penting untuk jenjang masa depan kita.
Tidak di didik hanya di sekolah, tetapi juga di didik di rumah. Jika di rumah
kita pasti di didik oleh orang tua kita, tetapi jika di sekolah kita akan di
didik oleh guru agar mendapatkan moral atau tingkah laku yang lebih baik tetapi
yang lebih utama di didik oleh orang tua kita. Peran orang tua dalam mendidik
sangatlah penting bagi kita, karena mereka yang merawat kita dari kecil hingga
kita besar dan sukses. Pasti kebanyakaan dari orang tua ingin memiliki anak
yang bermoral tinggi dan sukses agar orang tua kita juga merasa senang melihat
anaknya bahagia dan sukses.
Kenyataannya
dalam proses belajar mengajar tidak semudah dibayangkan.Dalam kegiatanbelajar
mengajar di sekolah sering di jumpai beberapa masalah.Banyak dijumpai siswa
yangmempunyainilai rendah dalam sejumlah matapelajaran, khususnya pembelajaran
matematika. Hasilbelajar yang dicapai belummemuaskan mengingat masih banyak
siswa yang memperoleh nilaidibawahstandar kompetensi. Apa penyebab dari
rendahnya hasil tersebut. Persoalan semangat dan motivasi mungkin menjadi salah
satu faktor, namun faktor mendasar dari pengaruh kualitas hasil tersebut adalah
proses pembelajaran. Salah satu persoalan yang sering terjadi dalam proses
pembelajaran adalah cara mengajar guru. Cara mengajar yangditerapkan guru
matematika tampakbelum memanfaatkan kemampuan secaraoptimal. Guru matematika
saat inicenderung mengajar kurang variatif, latihan yang diberikan kurang,dan
koreksidari guru jarang diterapkan. Padahal menurut Sudjana (2004 : 12) bahwa
gurumemegangperan sebagai sutradara sekaligus actor dalam proses pembelajaran.
Artinya pada gurulah tugas dan tanggungjawab merencanakan dan melaksanakan
proses pembelajaran di sekolah menjadi sangat penting.
Berdasarkan
hasil yang di dapat bahwa ada keterkaitan antaraproses pembelajaran yang berkualitas
dan hasil belajar yang dicapai siswa dalam pembelajaran. Khususnya dalam kasus
mata pelajaran matematika kondisi tersebut sangat memperihatinkan. Matematika
yang menuntutkejelian dankonsentrasi dalam pembelajaran akan cenderung terjebak
dalam proses pembelajaran yang kaku sehingga banyak hasil di bidang matematika
yangcenderung lemah dan masihmemprihatinkan.Hal ini menunjukkan
bahwapembelajaran matematika perlu diperbaiki guna meningkatkan
motivasi,perhatian, pemahaman dan hasil belajar siswa.
Pada jaman sekarang,
orang memiliki pendidikan tidak bermoral baik dalam perilaku sopan satun maupun
tutur katanya. Contohnya saja, di negara berkembang saat ini, banyak anak murid
sudah berani untuk melawan gurunya tanpa rasa takut dan memikirkan resiko yang
akan terjadi. Seharusnya anak murid seperti itu harus di tindak lebih lanjut
atau diberi hukuman yang membuat dia sadar akan resiko yang ada, agar kejadian
seperti itu tidak terulang kembali di sekolah-sekolah lainnya. Pendidikan
sekarang juga sudah berkembang sangatlah mudah karena teknologi yang ada.
Banyak pemilik dari sekolah memiliki kemudahan untuk memudahkan anak murid
bersekolah dengan memiliki fasilitas yang ada hingga anak murid dan para orang
tua memiliki pertimbangan untuk anaknya agar memiliki sekolah yang bermutu atau
yang terbaik.
sumber
Comments
Post a Comment