Penjadwalan Proses(Sistem Operasi)
Hai sobat purfi! Kali ini purfi akan membahas tentang Penjadwalan Proses pada Sistem Operasi dalam bentuk Makalah
BAB I
PENDAHULUAN
A. LATAR BELAKANG
Pada bab ini akan
diuraikan secara umum tentang konsep penjadwalan proses seperti konsep dasar
penjadwalan, kriteria penjadwalan, dan algoritma penjadwalan.
Penjadwalan
proses yaitu kumpulan kebijaksanaan dari mekanisme sistem operasi yang
berkaitan dengan urutan kerja yang di lakukan oleh sistem komputer.
Adapun tugas
penjadwalan yaitu untuk memutuskan:
1. Proses yang
harus berjalan
2. Kajian dan
selama berapa lama proses itu bekerjan
B. TUJUAN
PERMASALAHAN
Setelah
mempelajari materi dalam bab ini, pembaca diharapkan mampu
1. Memahami
tentang konsep dasar penjadwalan CPU
2. Memahami
kriteria yang diperlukan untuk penjadwalan CPU
3. Memahami beberapa algoritma penjadwlan CPU
yang terdiri atas algoritma First Shortest JOB first. Priority dan
Round Robin
BAB II
PEMBAHASAN
A. KONSEP
DASAR PENJADWALAN PROSES
Pada sistem
komputer terdapat beberapa bentuk penjadwalan : admission (pintu masuk kesistem
), memori, dan CPU scheduler.
CPU Scheduler
Pada saat CPU
menganggur, maka sistem operasi yang harus menyeleksi proses-proses yang ada di
memori utama(rady queue),untuk di eksekusi dan mengalokasikan CPU untuk salah
satu dari proses tersebut,Seleksi semacam ini di sebut dengan short term
scheduler(CPU scheduler).
1. Apabila proses
berpindah dari keadaan ruuning ke waiting
2. Apabila proses
berpindah dari keadaan ruuning ke ready
3. Apabila proses
berpindah dari keadaan waiting ke ready
4. Apabila proses
berhenti
Dispatcher
Dispatcher adalah
suatu modul yang akan memberikan kontrol pada CPU terhadap penyelesaian proses
yang di lakukan selama short-term scheduling.
B. KRITERIA PENJADWALAN
Algoritma
penjadwalan CPU yang berbeda akan memiliki perbedaan properti,sehingg untuk
memiliki algoritma ini harus di pertimbangkan duluh properti-properti algoritma
tersebut.
1. CPU
utilization: Diharapkan agar CPU selalu dalam keadaan sibuk
2. Throughput:
Throughput adalah banyaknya proses yang selesai di kerjakan dalam satu satuan
waktu
3. Turnaround
time: Banyaknya waktu yang di perlukan untuk mengeskusi proses,dari mulai
menunggu untuk memerintah tempat di memori utama,menunggu di ready
queue,eksekusi oleh CPU,dan mengerjakan I/O samapi semua proses-proses tersebut
diselesaikan.
4. Waiting
time: Waktu yang di perlukan oleh suatu proses untuk menunggu di ready queue
5. Response
time: Waktu yang di butuhkan oleh suatu proses dari minta di layani hingga ada
respont pertama yang menanggapi permintaan tersebut
C. ALGORITMA PENJADWALAN
Penjadwalan CPU
menyangkut penentuan proses-proses yang ada dalam ready queue yang kan di
alokasikan pada CPU,terdapat beberapa algoritma penjadwalan CPU seperti di
jelaskan pada subbab di bawah ini.
First Come
First Server (FCFS)
Pertama
datang,pertama di layani,(First In,First Out atau FIFO) tidak peduli apakah
burst time-nya panajang atau pendek,semua proses yang edang di kerjakan di
selesaikan terlebih duluh barulah proses berikut nya di layani.
Penjadwalan FCFS merupakan penjadwalan:
Penjadwalan FCFS merupakan penjadwalan:
- Penjadwalan
non-preemptive(run-to-completion)
- Penjadwalan
tidak berprioritas
Shortest Job
First Scheduler(SJF)
Pada penjadwalan
SJF,proses yang memiliki CPU burst paling kecil di layani terlebih
dahulu,terdapat dua skema:
1. Non
preemtive,bila CPU diberikan pada proses,maka tidak bisa di tundah sampai CPU
burst selesi
2.
Preemptive,jika proses baru datang dengan panjang CPU burst lebih pendek dari
sisah waktu proses yang saat itu sedang dieksekusi,proses ini di tundah dan di
ganti dengan proses baru
Priority Scheduling
Algoritma SJF
adalah suatu kasus khusus dari penjadwalan berprioritas,tiap-tiap proses di
lengkapi dengan nomor prioritas(integer),CPU di alokasikan untuk proses yang
memiliki prioritas paling tinggi(nilai integer terkecil biasanya merupakan
prioritas terbesar). Jika beberapa proses memiliki prioritas yang sama,maka
akan di gunakan algoritma FCFS. Penjadwalan berprioritas terdiri atas du skema
yaitu Non-preemtive dan preemtive.
Round-Robin
Scheduling
Konsep dasar dari
algoritma ini adalah dengan menggunakan time sharing,pada dasar alagoritma ini
sama dengan FCFS, hanya saja bersifat preemptive,setiap proses mendapatkan
waktu cpu yang di sebut dengan waktu quantum(quantum time) untuk membatasi
waktu proses,biasanya 1-100 milidetik,setelah waktu habis,proses di tundah dan
di tambahkan pada ready queue.
Jika suatu proses memiliki CPU burst lebih kecil dibandingkan dengan waktu quantum,maka proses tersebut akan melepaskan CPU jika telah selesai bekerja, sehingga CPU dapat selesai di gunakan oleh proses selanjutnya.
Jika suatu proses memiliki CPU burst lebih kecil dibandingkan dengan waktu quantum,maka proses tersebut akan melepaskan CPU jika telah selesai bekerja, sehingga CPU dapat selesai di gunakan oleh proses selanjutnya.
RR- FCFS
Round Robin First
Come First Server,merupakan metoda penjadwalan yang lebih dulu sampai di ready
queue akan di layani lebih dahulu dan quantum untuk proses di habiskan lebih
dahulu,maka proses tersebut harus keluar dan masuk kembali ke antrian ready
queue kalau masih ada sisah(List Masuk Belakang).
RR- SJF (Non-
Preemptive)
Round Robin First
Shortest Job First(Non- Preemptive) merupakan penjadwalan dengan pemberian
jatah waktu sebesar Q kepada setiap proses,tetapi pada saat AT sama,yang di
pilih berikutnya adalah yang BT-nya terkecil.
RR- SJF
(Preemptive)
RR-SJF(preemptive)
yaitu pemberian jatah waktu sebesar Q kepada setip proses.
D. TWO QUEUES SCHEDULING
Tujuan dari
sistem time sharing adalah menjaga agar proses user mendapat tanggapan yang
baik dari cpu, contoh yang sangat sederhana adalah user yang sedang mengetik dn
mengedit teks berharap mendapatkan respons yg sangat tepat ketika tombol di
ketikkan,sehingga apa yang di ketikan akan monitor.
Salah satu cara yang baik untuk mendapatkan tanggapan yang baik dari CPU adalah tidak mengijinkan job panjang menghambat job pendek,yaitu dengan cara mempunyai dua antrian.
Salah satu cara yang baik untuk mendapatkan tanggapan yang baik dari CPU adalah tidak mengijinkan job panjang menghambat job pendek,yaitu dengan cara mempunyai dua antrian.
E. MULTILEVEL FEEDBACK QUEUE
SCHEDULING
Penjadwalan
dengan menggunakan algoritma multilevel feedback queue sama dengan algoritma
pada penjadwalan multilevel queue,pada penjadwalan feedback queue suatu proses
yang dapat berpindah antar berbagi queue;again dapat di terapkan dengan cara
ini,Multilevel-Feedback-Queue- Scheduler di gambarkan oleh parameter berikut:
Jumlah queue
1. Scheduling
algoritma unuk tiap queue
2. Metoda
yang di gunakan untuk memutuskan ketika upgrade suatu psoses
3. Metode
yang di gunakan untuk memutuskan ketika menurunkan suatu proses
4. Metode
yang di tentukan untuk mementukan queue nama yang akan di proses membutuhkan
server
F. MULTIPLE- PROCESSOR
SCHEDULING
Pada pembahasaan
penjadwalan,telah di bahas permasalahan penjadwalaan CPU di singgle
prosessor,penjadwalaan dimultiple menjadi lebih kompleks,banyak kemungkinan
telah dicoba dan telah diketahui bahwa penjadwalan satu prosessor,tidak ada
solusi yg terbaik
Beberapa sistem
membawa struktur satu langkah kedepan, dengan membawa semua keputusan
penjadwalan, I/O processing, dan aktifitas sitem yang lain ditangani oleh satu
proses yang bertugas sebagai master prosesor.pada intinya penjadwalan pada
multiprosesor adalah:
CPU scheduling
lebih rumit ketika berbagi CPU tersedia
Prosessor homogen
didalam suatu multiprosessor
Berbagi beban (
load sharing )
Asymmetric
multiprosessing- hanya satu prosesor yang mengaks es struktur sistem
data,sehingga mengurangi kebutuhan akan data shering
G. REAL TIME SCHEDULING
Deskripsi
fasilitas penjadwalan yang di butuhkan untuk mendukung real time computing
dengan bantuan sistem komputer.terdapat dua Real Time computing.
1. Sistem Hard real time: Diperlukan
untuk menyudahi suatu tugas penting dalam sejumlah waktu,secara umum , sebuah
proses dikirim dengan sebuah pernyataan jumlah waktu yg dibutuhkan untuk
menyelesaikan atau menjalankan I/O.
2. Soft real-time computing: Memerlukan
proses penting yg menerima prioritas lebih sedikit dari sebelumnya walaupun
menambah fungsi soft real-time kesistem time sharing mungkin akan mengakibatkan
pembagian sumber yg tidak adil dan mengakibatkan delai yg lebih lama,atau
mungkin pembatalan bagi proses tertentu , hasilnya adalah tujuan secara umum
sistem yg bisa mendukung multimedia,graphic berkecepatan tinggi,dan variasi
tugas yang tidak bisah di terimah di lingkungan yg tidak mendukung soft real
time computing.
H. PENJADWALAN THREAD
Pada pembahasan
theads,kita menenal threads untuk model proses,hal itu mengijinkan sebuah
proses untuk mempunyai kontrol terhadap multiple threads.lebih lanjut bisah
membedakan User Level dan karnel level therads.
Java Thread
dan Algoritmanya
Penjadwalan
thread yang Runnable oleh java firtual machine dilakukan dengan konsep
preemtive dan mempunyai prioritas tertinggi.dalam algoritma,kriteria-kriteria
evaluasi di tentukan terlebih dahulu.seperti utilisdi gunakan dan asinya di
lihat dari segi waktu tunggu dan throughput yang di sesuaikan dengan waktu
turnaround-nya.
Penjadwalan
java tread
Java virtual
machine menjadwalkan tread menggunakan preemtive,berdasarkan prioritas
algoritma penjadwalan.
Prioritas
thread
Java firtual
machine memilih thread yg runnable dengan prioritas tertinggi,semua thread java
mempunyai prioritas dari 1 sampai 10.
I. EVALUASI ALGORITMA
Evaluasi
Algoritma adalah bagaimana kita memilih sebuah algoritma penjadwalan CPU untuk
sistem –sistem tertentu,yg menjadi pokok masalah adalah kriteria seperi apa yg
digunakan untuk memilih sebuah algoritma.
Ketika kriteria
pemilihan telah didefenisikan,maka kita dapat mengevaluasi beragam
algoritma,terdapat sejumlah metode evaluasi untuk melakukan hal ini,
diantaranya:
1. Pemodelan deterministik
Merupakan evaluasi analistik,evaluasi analistik menggunakan algoritma dan beban kerja sistem untuk menghasilkan satu rumus atau angka yg menunjukan kriteria suatu algoritma untuk beban kerja tertentu.
Merupakan evaluasi analistik,evaluasi analistik menggunakan algoritma dan beban kerja sistem untuk menghasilkan satu rumus atau angka yg menunjukan kriteria suatu algoritma untuk beban kerja tertentu.
2. Pemodelan antrian
Suatu sistem komputer dipandang sebagai suatu jaringan pelayan ( server ), masing-masing pelayan mempunyai satu antrian dari proses-proses yg menunggu layanan
Suatu sistem komputer dipandang sebagai suatu jaringan pelayan ( server ), masing-masing pelayan mempunyai satu antrian dari proses-proses yg menunggu layanan
3. Simulasi
Simulasi dapat memberikan evaluasi algoritma penjadwalan dengan lebih akurat, simulasi melibatkan pemograman model sistem komputer
Simulasi dapat memberikan evaluasi algoritma penjadwalan dengan lebih akurat, simulasi melibatkan pemograman model sistem komputer
4. Implementas
Simulasi hanya memberikan akurasi yg terbatas,satu-satunya cara yg paling tepad dalam mengevaluasi algoritma penjadwalan adalah mengimplementasikannya,menjalankanya pada sistem nyata dan melihatnya bekerja
Simulasi hanya memberikan akurasi yg terbatas,satu-satunya cara yg paling tepad dalam mengevaluasi algoritma penjadwalan adalah mengimplementasikannya,menjalankanya pada sistem nyata dan melihatnya bekerja
Analisa Algoritma
Penjadwalan Prosesv
Untuk kasus ini CPU mengambil waktu rata-rata yg paling
Rendah untuk di prses,coba perhatikan tiga algoritma yg di pakai yaitu FCFS algoritma,SJF nonpremtive,dan Round Robin yg mana yg akan dipakai.
Untuk kasus ini CPU mengambil waktu rata-rata yg paling
Rendah untuk di prses,coba perhatikan tiga algoritma yg di pakai yaitu FCFS algoritma,SJF nonpremtive,dan Round Robin yg mana yg akan dipakai.
BAB III
PENUTUP
A. Kesimpulan
Penjadwalan
proses yaitu kumpulan kebijaksanaan dari mekanisme sistem operasi yang
berkaitan dengan urutan kerja yang di lakukan oleh sistem komputer.
Pada sistem
komputer terdapat beberapa bentuk penjadwalan : admission (pintu masuk kesistem
), memori, dan CPU scheduler
Penjadwalan CPU
menyangkut penentuan proses-proses yang ada dalam ready queue yang di
alokasikan pada CPU.
B. Saran
Adapun yang
menjadi saran kami di dalam penulisan makalah ini,kami sangat mengharapkan agar
dapat memberikan penjelasan mengenai penjadwalan proses,di era sekarang dalam
upaya meningkatkan pemahaman mahasiswa terhadap materi yang di terapkan dalam
dunia pebdidikan, setidaknya makalah ini dapat memberikan gambaran atau garis
besar yang mengenai penjadwalan proses hingga dapat menjawab apa yang menjadi
penghalang dalam peningkatan mutu pendidikan. Semoga makalah ini dapat
memenuhi fungsinya serta bermanfaat bagi kita semua dalam aspek pendidikan. Tak
lupa saran dan kritik yang bersifat membangun dari dosen yang membimbing dan
teman-teman yang kami harapkan guna penyempurnaan makalah berikutnya.
DAFTAR PUSTAKA
http://kumpulanmakalah94.blogspot.co.id/2015/12/penjadwalan-proses-sistem-operasi
Comments
Post a Comment